Posts

Gus Mus : Mempersulit Agama

Image
Boleh jadi terpengaruh oleh ajaran agama lain, banyak di antara umat islam --termasuk yang dianggap pemimpin--   mempunyai anggapan dalam soal agama, bahwa semakin sulit dan berat, semakin baik dan banyak pahalanya. Dalam hal bacaan; semakin panjang, semakin baik dan banyak pahalanya. Karena pandangan itu --entah disadari atau tidak—ada atau banyak orang yang berpuasa tiidak segera berbuka atau tidak makan sahur. Bahkan ada yang namanya puasa  pati geni,  tidak berbuka tidak sahur. Padahal puasa dalam islam yang terbaik adalah yang cepat-cepat berbuka ( ta’jilul futhur)  dan mengakhirkan sahur  (taa’khiirus sahuur). Boleh jadi karena ini pula banyak khatib yang khotbahnya panjang-panjang hingga membuat jama’ah tertidur. Padahal khotbah yang afdol menurut ajaran dan yang dicontohkan Pemimpin Agung RasuluLlah SAW ialah khotbah yang singkat dan tidak bertele-tele. Saya kira tidak terlepas dari pandangan ini pula, adanya banyak orang yang ‘mati-matian...

Gus Nadir : Dakwah Itu Sederhana

Image
Dakwah itu Simpel Pagi itu saya melihat ke arah jalanan di Melbourne. Ada seorang ibu berjilbab menyeberang jalan. Tiba-tiba ia berteriak memanggil penyeberang jalan lainnya yang di depannya. Bule yang dipanggil acuh saja. Ibu itu dengan susah payah karena harus mendorong kereta belanjaannya yang penuh terus berteriak. Di seberang jalan bule itu berhenti kebingungan. Ibu itu kemudian menghampiri dan menyodorkan uang. Rupanya saat menyeberang tadi tanpa disadarinya cowok bule  itu uangnya jatuh, dan ibu berjilbab ini memungut dan mengejar untuk mengembalikannya. Saya melihat kejadian itu dengan bergetar. Ketika Islam tengah disorot di negeri barat sebagai agama yang menganjurkan kekerasan, dan merendahkan posisi perempuan, tindakan kecil seperti ini sangat berarti. Peristiwa yang hanya dua menit tadi berlangsung secara spontan tanpa rekayasa apapun dan disaksikan banyak pihak. Seorang muslimah bersusah payah mengejar cowok bule yang tidak dikenalnya hanya untuk mengembalikan...

Syi'ir Tanpo Waton al-magfurlah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Image
KH Mohammad Nizam As-shofa, pemangku pondok pesantren Ahlus-Shofa Wal-Wafa yang beralamat di Desa Simoketawang Kecamatan Wonoayu Sidoarjo , Jawa Timur, Sejatinya adalah pencipta "Syi'ri tanpa waton" yang kemudian dilantunkan oleh Gus Dur.  Seiring berjalanya waktu, Syi'ri tanpa waton , lebih kita kenal Gus Dur sebagai pengarang syair. Sedangkan KH Mohammad Nizam As-Shofa, seakan hilang dari daftar pengarang syair yang sangat fenomenal ini. Terlepas dari siapa pengarang syair ini, kita tetap mengagumi isi dari syair yang sanagt sederhana, tapi mempunyai makna dan arti yang sangat mendalam. Di tengah-tengah paham Islam radikalisme yang sedang berkembang pesat di Indonesia, paham yang anti dengan budaya Indonesia. paham yang suka mengkafirkan sesama umat muslim, hanya karena perbedaan pemahaman. Syair ini mengajarkan kita, untuk senantiasa sibuk mengoreksi diri sendiri. Bukan malah sibuk mencari-cari aib orang lain. Syair ini juga mengajarkan kita arti se...

Gus Nadir : Kisah Anak Yatim dan Karomah Guru Ibnu Arabi

Image
Dalam kitabnya Ibn Arabi bercerita mengenai seorang gurunya yang bernama Abu Abdillah Muhammad al-Syarafi. Gurunya ini berasal dari kabupaten al-Jarafe di kota Sevilla. Di luar kota Sevilla tidak banyak yang mengenal karomah sang guru, bukan saja karena sang guru menempuh laku spiritual yang keras, seperti 40 tahun tinggal di rumah tanpa lampu dan perapian, tapi juga karena sang guru termasuk sufi yang menyembunyikan kedudukannya. Suatu hari Syekh al-Syarafi berjalan ke pasar dan menemui seorang anak kecil yang mengangkat keranjang berisi Adas/Jinten. Anak itu berkisah bahwa ia seorang yatim. Ibunya harus mengasuh sejumlah anaknya yang masih kecil. Sejak pagi mereka belum makan. Ibunya menyuruhnya menjual biji jinten ini ke pasar. Jika uangnya cukup ibunya berharap bisa membeli makanan untuk mereka. Syekh al-Syarafi meneteskan air mata menyimak kisah si bocah. Akan tetapi, alih-alih membeli jinten itu, Syekh al-Syarafi memasukkan tangannya ke keranjang, menggenggam sejumlah bi...

Kata Mutiara Hikmah Kyai Sepuh NU Part.3

Image
"Tidak ada orang yang berilmu di bawah kolong jembatan menjadi pengemis " (KH DJAZULI UTSMAN) "Banyak jalan menuju Alloh Swt." (KH DJAZULI UTSMAN) "Seorang kyai tidak harus menggunakan peci haji maupun sorban." (KH MA'SHUM AHMAD) "Buatlah orang yang ada di sekeliling kita nyaman dan bahagia ( idkholus surur )." (KH ABDUL HAMID AHMAD pengasuh ponpes AL-Hidayah, Pasuruan) "Melakukan ibadah semisal sholat sunnah atau dzikir tidaklah harus berlama-lama, yang terpenting istiqomahnya. Ini yang sangat sulit dilakukan." (KH ABDUL HAMID AHMAD) "Jangan sampai meninggalkan sholat berjama'ah. Jika di Musholla atau masjid sudah selesai dilaksakan jama'ah, sementara kita teretinggal, maka cari orang yang mau diajak berjama'ah." (KH ABDUL HAMID AHMAD) "Ketika menderita sakit harus semakin banyak melakukan ibadah." (KH ABDUL HAMID AHMAD) "Perbanyaklah membaca sholawat nariyah dan shol...

Gus Nadir : Memahami Kaidah Ushul Fiqh dan Fiqh Melalui Cinta

Image
Belajar Kaidah Ushul dan Kaidah Fiqh ala Mazhab Cinta Meski kata cinta yang ku berikan berlafaz umum, tapi cintaku tertuju khusus untukmu (al-'am urida bihi al-khas)  # sabdacinta cintaku tidak pernah berubah karena ia bukan sesuatu yang bisa di-nasikh-mansukh #sabdacinta cintaku tidak membutuhkan ta'wil karena ia bukan sesuatu yg mutasyabihat. Ini cinta yang muhkamat #sabdacinta cintaku itu qath'i bukan zanni karena ia tidak membutuhkan lagi 'illat yg mustanbathah #sabdacinta rasa sayangku padamu sudah masuk kategori ma'lum minad din bidh dharurah. Aksioma! #sabdacinta saat kamu bimbang apakah cintaku ini termasuk qaul qadim atau qaul jadid, ingatlah bahwa al-yaqin la yuzal bi al-syak #sabdacinta usah kamu gelisah jikalau ada yang mencoba mencegah cinta kita karena an-nahyu 'anis sya'i la yadulu 'alal fasad #sabdacinta bahkan meskipun kamu ketar-ketir dan akhirnya "terpaksa" mencintaiku ingatlah al-dharurah tubihul mahzurat...

Sumber-Sumber Hukum Dalam Islam

Image
     Sebagai orang Islam, tentu kita telah lama mengetahui bahwa dasar sumber hukum dalam Islam adalah Al-qur'an dan As-Sunnah. Tapi kebanyakan dari kita lupa, bahwa dalam menafsirkan Al-Qur'an dan As-Sunnah bukanlah perkara yang mudah untuk sebagian besar umat Islam.      Peran Ulama' ahli Tafsir dan Hadits, sangat penting sekali keberadaanya. Untuk mengetahui dan menyampaiakan apa sejatinya makna yang tersirat dan yang tersurat di dalam Al-Qur'an dan Al-Hadits. Tentu kita tidak boleh menafsirkan Al-Qur'an dan Hadits semau kita sendiri. Nabi Saw telah memberi rambu-rambu kepada umat Islam, yang suka menafsirkan Al-Qur'an hanya berdasarkan akalnya saja. Nabi SAW bersabda : "Barang siapa yang berkata (menafsirkan) Al-Qur'an berdasarkan akal, maka ambillah tempatmu di neraka". (HR Al-Baihaqi).     Untuk masalah syarat-syarat menjadi mufassir, akan saya bahas pada artikel selanjutnya. Oleh karena banyak ayat-ayat Al-Qur'an maupun ha...